RSS

Category Archives: tabligh akbar

Dauroh Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA Hafizhahullah di Banua tanggal 3 s.d 5 Syawal 1437H


​*Majelis Ilmu Bulan Syawal (bagian I)*

#Dauroh Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA Hafizhahullah

#Masjid Imam Syafii Banjarmasin

#Kalimantan Selatan
Bismillah,
Dengan mengharapkan ridho Allah, 

Kami mengundang seluruh kaum muslimin, 

Banjarmasin dan sekitarnya,

Kalimantan Selatan
Dauroh Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA Hafizhahullah

– Mahasiswa program Doktoral Universitas Islam Madinah

– Pengisi kajian rutin di Masjid Nabawi, Madinah, Kerajaan Saudi Arabia

Na’am
Hari : Jumat s.d Ahad 

3 – 5 Syawal 1437 / 8-10 Juli 2016
Tempat :

@Masjid Imam Syafii Banjarmasin

Jalan AMD Raya Depan SMPN 19, Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin

Kalimantan Selatan
Jumat, 

*Khotbah Jumat*
Bedah Kitab 

*”Ringkasan Akidah Ahlussunnah wal jama’ah”*
karya Syeikh Utsaimin
Download Kitab Klik disini

*Sesi I : 16.30-18.00 (Setelah Ashar)*

*Sesi II : 19.00-21.00 (Setelah Maghrib)*
Sabtu,

*Sesi III : jam 09.00-11.30*

*Sesi IV : jam 16.30-18.00 (setelah Ashar)*

*Sesi V : jam 19.00-21.00 (setelah Maghrib)*
Ahad,

*Kajian Tematik Jam 09.00-11.30*

*Tema : “Untaian Nasihat Dari Kisah Manusia Pertama”*
Media Partner :

Dakwahsunnah.com

Dakwahsunnah.tv
Kajian ini GRATIS (FREE) & Terbuka Utk. UMUM

Jangan sampai terlewatkan kesempatan langka ini.

Ajak keluarga anda, saudara, tetangga, teman dan sahabat anda untuk berhadir.
Silahkan bantu sebarkan info ini kepada kaum muslimin.

Semoga bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita.

 

بارك الله فيكم 
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama : 

– Yayasan Al-Umm Banjarmasin

– DKM Masjid Imam Syafii Banjarmasin
Broadcasted by:

-TIM Dakwah Masjid Imam Syafii BJM

-DakwahSunnahDotCom

 

SIMAK HIKMAH KISAH NABI YUSUF PADA TABLIGH AKBAR BERSAMA TUAN GURU / PENGAJAR TETAP DI MASJID NABAWI, KOTA MADINAH, SAUDI ARABIA

Dari Madinah ke Banua

Dari Madinah ke Banua

Hadirilah..
Rangkaian Tabligh Akbar & Kajian Islam Ilmiah

Insya Allah bersama :

Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA hafizhahullah

Jumat-Sabtu,
7-8 Rabiul Awwal 1437H/
18-19 Desember 2015

TEMA :
Pesona Al Quran Surat Yusuf ‘alaihissalam

TEMPAT ACARA :
@Masjid Imam Syafii
Jalan AMD Raya (Dpn SMPN 19)
Pemurus Dalam – Banjarmasin,Kal-Sel

INFORMASI LENGKAP KAJIAN :

Http://alummbjm.wordpress.com

CONTACT PERSON :
Abu Ibrahim : 0823 5221 1112
Sutjipto : 0811 500 1925
Eko Priyanto : 0811 5191 011

========================

Sesungguhnya di dalam kisah Yusuf terdapat banyak tanda kebesaran Allah yang tidak terhitung, banyak faedah dan pelajaran bagi orang yang beriman. Juga terdapat hukum-hukum yang disimpulkan oleh para ulama.

Di antara faedah tersebut adalah : 

1. Rumah (keluarga) yang baik akan mencetak generasi yang baik, perhatikan firman Allah, artinya, “Dan demikianlah Rabbmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta’bir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya’qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Yusuf: 6) 

2. Mimpi yang baik berasal dari Allah, karena Yusuf melihat mimpi yang benar.
 
3. Sesungguhnya tidak mengungkapkan nikmat kepada orang lain untuk kemaslahatan adalah diperbolehkan, oleh sebab itu Nabi Ya’qub berkata, artinya, “Janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu”(QS. Yusuf: 5) Padahal mimpi Yusuf di sini adalah nikmat. Hal itu supaya saudara-saudaranya tidak iri hati kepadanya. Jadi, menyembunyikan nikmat Allah agar tidak tertimpa bahaya hasad itu boleh. Dan mengungkapkan kenikmatan Allah kepada orang lain, ketika hal itu aman dari hasad mereka. 

4. Sesungguhnya setan masuk ke dalam urusan antar saudara, mengobarkan permusuhan dan kebencian di dada sebagian mereka sekalipun mereka adalah saudara kandung. 

5. Wajib bagi seorang bapak untuk berbuat adil kepada anak-anaknya semampu mungkin. Dan jika ada salah seorang anak yang berhak untuk diberi tambahan perhatian, hendaknya tidak menampakkan hal itu, supaya tidak menimbulkan dendam dan kebencian di antara saudara-saudara yang lain. 

6. Sesungguhnya kecemburuan (iri) mendorong pelakunya untuk menyakiti dan mencelakai orang yang dicemburui, seperti kisah kecemburuan saudara Yusuf kepada Yusuf. 

7. Kecemburuan ini juga mengakibatkan seseorang membuat tipu daya (rencana jahat) dan bahkan pembunuhan, seperti saudara Yusuf yang berusaha untuk membunuh Yusuf, mereka mengatakan, artinya, “Bunuhlah Yusuf” (QS. Yusuf: 9)
 
8. Meniatkan taubat sebelum berbuat dosa adalah tidak benar, seperti seseorang berkata, “Kita melakukan dosa dulu lalu kita taubat, karena itu cuma sekadar dosa kemudian kita istiqamah…maka berbuat dosalah.” Ini adalah taubat yang tidak benar, kenapa? Allah berfirman menceritakan perkataan saudara-saudara Yusuf, artinya,“Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kalian menjadi orang-orang yang shalih.” (QS. Yusuf: 9). Jadi mereka berkata, “(Mari) Kita buat dosa, lalu kita taubat.”Ini adalah taubat yang tidak benar. Siapa yang tahu kalau mereka akan menjadi orang yang istiqamah di atas agama dan keshalihan?!! Setan berkata kepada sebagian orang, “Sekarang kamu berbuat dosalah, lalu nanti kamu bertaubat.” Maka rugilah orang ini dan setan meninggalkannya dalam kemaksiatan. 

9. Sesungguhnya seorang pemuda jika tumbuh di atas ketaatan kepada Allah, maka Allah akan menganugerahkan kepadanya ilmu dan hikmah. Allah berfirman, artinya, “Dan tatkala dia cukup dewasa, Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.”(QS. Yusuf: 22) 
10. Bahaya berkhalwat (menyepi berduaan) dengan wanita (yang bukan mahram). Firman-Nya, artinya, “Dan wanita yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu.”(QS. Yusuf: 23) khalwat yang haram ini menjerumuskan kepada musibah yang besar. 

11. Sesungguhnya manusia jika tidak ditolong oleh Allah ia tidak akan tegar dan tidak akan kokoh di atas kebenaran. Sebagaimana dalam firman-Nya, artinya, “Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian.” (QS. Yusuf: 24) 

12. Sesungguhnya Malaikat memiliki keistimewaan dengan bagusnya fisik mereka, dan keyakinan seperti ini sudah ‘mengakar’ dalam diri manusia. Oleh sebab itu para wanita yang diundang oleh istri raja ketika melihat ketampanan Yusuf mereka berkata, artinya,“Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya (Yusuf), mereka kagum kepada (ketampanan wajah)nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata:’Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.’”(QS. Yusuf: 31) 
Dibenak manusia sudah tertanam bahwa Malaikat memiliki rupa yang indah dan setan memiliki rupa yang buruk sekali. 

13. Sesungguhnya seorang muslim, jika diberikan pilihan antara berbuat maksiat atau bersabar dalam kesusahan, maka ia memilih bersabar di atas kesusahan dan lebih mendahulukan ketaatan kepada Allah sekalipun dituduh dengan tuduhan buruk. Firman-Nya, artinya, “Yusuf berkata:’Wahai Rabbku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku.’” (QS. Yusuf: 33) 

14. Manusia, tanpa taufik dari Allah adalah makhluk yang lemah. Oleh sebab itu Yusuf meminta pertolongan kepada Allah, “Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka).” (QS. Yusuf: 33) 
15. Pengabulan doa dari Allah terhadap doa para wali-Nya dan orang-orang yang berdoa dengan ikhlash. Allah berfirman, artinya, “Maka Rabbnya memperkenankan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Yusuf: 34) Yaitu mendengar doa hamba-Nya dan mengetahui keadaan hamba yang berdoa kepada-Nya. 

16. Sesunguhnya tangisan (ketika musibah) tidak menafikan (bertentangan) dengan kesabaran, Ya’qub berkata, artinya, “Aduhai duka citaku terhadap Yusuf”, dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan.” (QS. Yusuf: 84). Karena tangisan dan air matanya, hitam matanya berubah menjadi putih. Tangisan yang tidak bertentangan dengan kesabaran adalah tangisan yang tidak mengandung ratapan dan ketidakrelaan terhadap takdir. Adapun kalau disertai ratapan maka hal itu adalah dosa besar.
 
17. Haramnya berputus asa dari rahmat Allah, dan hal itu menafikan (bertentangan) dengan tauhid, sebagaimana ucapan Nabi Ya’qub, artinya, “Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87) 

18. Sesungguhnya seorang muslim memperhatikan perasaan saudara-saudaranya, dalam hal ini Yusuf berkata, artinya, “Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kalian.” (QS. Yusuf: 92) 

19. Sesungguhnya seorang muslim apabila melihat kerabatnya (saudaranya) berada dalam kehinaan, maka ia tidak menambah kehinaan dan kesedihannya tersebut. Akan tetapi ia bersimpati dan berusaha menghentikan kesedihannya. Yusuf tidak ingin membalas dendam, seandainya beliau ingin balas dendam tentu beliau akan membiarkan saudaranya meminta tambahan dan mengemis-ngemis kepada Yusuf lalu ia menolaknya untuk kedua kali, ketiga kali dan menyiksa mereka. Akan tetapi ketika Yusuf melihat kesusahan yang menimpa mereka, ia bersimpati dan menghentikan sandiwaranya dan menjelaskan hakikat yang sebenarnya. Ia berkata, artinya, “Apakah kamu mengetahui (kejelekan) apa yang telah kamu lakukan terhadap Yusuf dan saudaranya ketika kamu tidak mengetahui (akibat) perbuatanmu itu.” (QS. Yusuf: 89) Yusuf menjelaskan hakikat yang sebenarnya. 
Maka seorang manusia seharusnya tidak bergembira di atas kesusahan orang lain, namun sangat disayangkan sebagian manusia memiliki sifat ini. Dan Yusuf tidak mungkin melakukan hal ini. 
Sebenarnya masih banyak sekali faidah dan pelajaran yang bisa digali dari kisah Yusuf ini. Marilah kita pahami dan tadabburi al-Qur’an supaya kita mendapatkan faedah-faedah yang lain, baik dari surat Yusuf maupun dari surat-surat yang lain. Wallahu A’lam.(Sujono) 

[Sumber: Disarikan dari “Miatu Faidah min Suroti Yusuf,” karya Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid hafizhahullah] 

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatannur&id=648

===========================

Semoga kita dimudahkan Allah menghadiri kajian-kajian untuk mengambil manfaat dan faedah ilmu dari beliau hafidzahullahu.

Barakallahu fiykum.

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

TABLIGH AKBAR BERSAMA TUAN GURU / PENGAJAR TETAP DI MASJID NABAWI, KOTA MADINAH, SAUDI ARABIA

Dari Madinah ke Banua

Dari Madinah ke Banua

#TABLIGH AKBAR BERSAMA TUAN GURU / PENGAJAR TETAP DI MASJID NABAWI, KOTA MADINAH, SAUDI ARABIA

Hadirilah..
Rangkaian Tabligh Akbar & Kajian Islam Ilmiah di BANJARMASIN

Insya Allah bersama :

Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA hafizhahullah

Beliau saat ini sedang menyelesaikan program S3 (Doktoral) di Fakultas Dakwah Jurusan Aqidah di Islamic University of Madinah, Saudi Arabia.

JADWAL TABLIGH AKBAR :

Jumat-Sabtu,
7-8 Rabiul Awwal 1437H/
18-19 Desember 2015

TEMA :
Pesona Al Quran Surat Yusuf ‘alaihissalam

RANGKAIAN ACARA :

Hari Jumat :

#Jam: 12.00-13.00=
Khotbah dan Shalat Jumat

#Jam: 16.30-20.30=
Kajian 01 – Pesona Al Quran Surat Yusuf ‘alaihissalam

Hari Sabtu

#Jam: 09.30-11.30=
Kajian 02 – Pesona Al Quran Surat Yusuf ‘alaihissalam

#Jam: 16.30 18.00=
Kajian 03 – Pesona Al Quran Surat Yusuf ‘alaihissalam

TEMPAT ACARA :
@Masjid Imam Syafii
Jalan AMD Raya (Dpn SMPN 19)
Pemurus Dalam – Banjarmasin,Kal-Sel

(UPDATE)
Insya Allah Kajian dapat didengar di;
1. http://dakwahsunnah.com
2. http://live.dakwahsunnah.com:9986 (Iphone/android)
3. http://bb.dakwahsunnah.com:9986/;stream (BlackBerry)
4. http://live.Dakwahsunnah.com:9986/ (winamp/vlc/tune)

– Bagi pengguna Android,
Akses lebih mudah KLIK:
http://bit.ly/1wr7OxW

– Saksikan juga DakwahSunnah TV klik:
https://www.dakwahsunnah.tv/livestreaming atau
https://www.youtube.com/masjidimamsyafii

Layangkan pertanyaan anda PD. SAAT KAJIAN BERLANGSUNG via ;
-SMS/WA ; 0853 8884 8444
-BBM ; 7C58B1B0

Kajian ini GRATIS (FREE) & Terbuka Utk. UMUM

Jangan sampai terlewatkan kesempatan langka ini.

Ajak keluarga anda, saudara, tetangga, teman dan sahabat anda untuk menghadirinya.

Silahkan bantu sebarkan info ini kepada kaum muslimin.

Semoga bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita.

بارك الله فيكم

Penyelenggara :
Panitia Tetap Dauroh
Yayasan Al-Umm Banjarmasin

Live and supported by
DakwahSunnah.com Team

Informasi:
Abu Ibrahim : 0823 5221 1112
Sutjipto : 0811 500 1925
Eko Priyanto : 0811 5191 011

=============================

Profil Singkat ustadz Firanda

Ustadz Firanda Andirja Abidin, Lc., MA. (lahir diSurabaya, 28 Oktober 1979; umur 36 tahun), yang lebih dikenal dengan nama Firanda Andirja dengan bernama kuniyah Abu Abdil Muhsin.

Beliau adalah seorang da’i dan mubalig di Indonesia yang menjadi penceramah tetap di Masjid Nabawi Saudi Arabia. Disamping itu beliau juga aktif menjadi narasumber di Radio Rodja dan aktif mengisi beberapa pengajian akbar di Indonesia.

Ustadz Firanda Andirja saat ini masih menempuh program doktoral (S3) bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah. Namun disamping itu, beliau aktif di berbagai kegiatan dakwah di Saudi Arabia.

Diantaranya beliau dipercaya untuk menjadi pengisi pengajian rutin berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah. Yang tidak semua orang diizinkan pemerintah setempat untuk menjadi pengisi di sana.

Syaikh Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Abbad adalah salah satu ulama kenamaan di Saudi Arabia.
Syaikh Abdur Razaq juga merupakan dosen dari Ustadz Firanda di Universitas Islam Madinah.
Lewat Ustadz Firanda lah, Syaikh Abdur Razaq beberapa kali bertandang ke Indonesia untuk menyampaikan tausiyah.
Lewat beliau juga, Syaikh Abdur Razaq bersedia menjadi pengisi rutin di Radio Rodjadengan bahasa Arab, dan diterjemahkan oleh Ustadz Firanda sendiri.
Syaikh Abdur Razaq pun kerap meluncurkan pujian kepada Ustadz Firanda Andirja.

Ketika tabligh akbar di Masjid Istiqlal, Syaikh Abdur Razaq menuturkan, “Saya sangat berterima kasih kepada Syaikh Firanda, karena acara ini terlaksana, diantaranya atas usaha beliau.
Selain itu, beliau juga sering menerjemahkan ceramah-ceramah saya yang lainnya baik kajian yang disiarkan Radio Rodja maupun lainnya, mohon kalimat ini diterjemahkan karena sangat penting”

Karya Tulis Beliau :

1. Berjihad Melawan Riya Dan Ujub, penerbit Nashirus Sunnah

2. Kiat-Kiat Membahagiakan Istri Menjadi Suami Idaman, penerbit Nashirus Sunnah

3. Pesona Bidadari, penerbit Nashirus Sunnah

4. Ajaran Mahdzab Imam Asy-Syafi’i yang Ditinggalkan, penerbit Nashirus Sunnah

5. Banyolan Syi’ah Imamiyah, 33 Koleksi Lelucon Ulama Syi’ah, penerbit Nashirus Sunnah

6. Dari Madinah Ke Radio Rodja, penerbit Nashirus Sunnah

7. Ketinggian Allah Atas Makhluknya, penerbit Nashirus Sunnah

Semoga kita dimudahkan Allah menghadiri kajian-kajian untuk mengambil manfaat dan faedah ilmu dari beliau hafidzahullahu.

Barakallahu fiykum..

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,