RSS

Seminar Bedah Buku Panduan Resmi MUI “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia”

09 Jan

Seminar Bedah Buku Bahaya Syiah

Bismillah,

Hadirilah dengan mengharap Ridha Allah

SEMINAR BEDAH BUKU
PANDUAN RESMI MUI
MENGENAL DAN MEWASPADAI PENYIMPANGAN SYIAH DI INDONESIA

Di Mesjid Hasanuddin Majedi
Alamat : Bundaran Kayutangi
Banjarmasin, Kalsel
Tgl 24 Rabi’ul awal 1435/25 Januari 2014
Waktu : Jam 8.00 – 11.45 wita

Materi bersama :
a. 1. Ustadz H. Fahmi Salim, MA

– Tim Khusus Komisi Fatwa dan Komisi Pengkajian MUI Pusat
– Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)
2. Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc
– Ketua Umum Masjid Imam Syafi’i Banjarmasin Kalsel
– Dai Islamic Center Damman, Saudi Arabia (2005-2013)
– Alumnus S1 Universitas Islam Madinah, Fak Hadits
3. Ustadz Khairullah, Lc
– Ketua Komite Pembela Ahlul Bait dan Sahabat (KOEPAS) Wil Kalsel,
– Alumni Universitas Islam Madinah, Fak Hadist.

InsyaAllah Kajian ini Akan Disiarkan Langsung
Live streaming http://www.dakwahsunnah.com
Radio Gema Madinah, martapura
Radio Banjarmasin lainnya (menunggu konfirmasi)

Pendaftaran dilakukan dengan mengirim sms ke 0853 8884 8444 ketik
NOSYIAHRAFIDHOH NOTELP#NAMA#ALAMAT

Atau dilakukan pendaftaran terorganisir lewat masjid, musholla, ormas, dsb yang diberikan lewat undangan

Setiap peserta yang terdaftar 1500 orang pertama, disediakan free buku GRATIS
Buku Panduan Resmi MUI ” Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia ”

@ mohon bantuanya untuk menyebarkan informasi ini, jazakumullahukhairan

________________________________________________________________
Gratis & Terbuka untuk Umum – Kapasitas Masjid hingga 2.000 orang
—————————————————————-
Silahkan ajak siapa saja yang antum peduli dengan kebaikan bagi mereka.

Baarakallahu fiikum

LATAR BELAKANG KEGIATAN

Sudah menjadi kewajiban setiap Muslim untuk mewaspadai segala kejahatan. Apalagi jika berbicara tentang bahaya yang bersifat laten yang mengancam akidah dan keyakinannya. Perlu perhatian ekstra untuk membentengi hati dari lontaran syubhat yang bisa menyeret insan Muslim menanggalkan akidah Islamiyyahnya.
Di antara golongan tersebut yang paling berbahaya adalah penganut agama Syi‘ah. Mereka adalah sekumpulan anak manusia yang menjadikan celaan atau mengkafirkan kepada para Sahabat yang mulia seperti Abubakar as sidiq,Umar bin khattab dan Utsman bin affan Radhiyallhu’anhum serta menuduh Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallhuanha istri Nabi sebagai seorang Pezina kemudian mereka juga bertaqiyah yang merupakan tindakan bermuka dua (nifâq) sebagai kewajiban agama yang mutlak, menuhankan Sahabat ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu, dan kedustaan menjadi menu wajib pada komunikasi verbal dan literatur mereka.

Mereka itulah golongan yang disebut sebagai Syi‘ah. Nama ini sebetulnya tidak sepantasnya disematkan pada mereka. Terlalu mulia jika mereka dikatakan sebagai ‘pendukung berat’ Khalîfah ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu. Julukan yang paling sesuai bagi mereka, seperti yang sering diungkap Ulama Ahli Sunnah adalah Râfidhah, golongan yang menolak Islam!

Tidak kurang, ada empat sebab yang harus membangkitkan kewaspadaan kaum Muslimim terhadap ajaran dan aktifitas gerakan Syiah:
• Pertama : Gencarnya penggiat Syi‘ah untuk mencari penganut baru untuk dijadikan korban ajaran mereka,
• Kedua : Dukungan banyak pihak terhadap Syi‘ah,
• Ketiga : Bantuan dana yang besar untuk mendukung perkembangan ajaran Syi‘ah,
• Keempat : Terpedayanya sebagian tokoh Islam dengan ajaran Syi‘ah atau karena ketidak tahuan mereka.

Khomeini salah seorang tokoh besar Syi‘ah, tentunya ia lebih tahu tentang seluk-beluk agamanya sehingga berani mengatakan agamanya adalah Syi‘ah, bukan dengan sebutan Islam.

Demikianlah ketika potret kesesatan sudah begitu pekat pada keyakinan dan hati seseorang. Kebenaran yang dibawa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditolak begitu saja. Generasi terbaik menjadi bahan cacian. Semoga Allâh Azza wa Jalla mengembalikan umat kepada petunjuk Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan generasi terbaik umat. Amîn.

Kini jelaslah hakikat kesesatan Syiah sebagaimana dipaparkan diatas, dan Yayasan Al-Umm bekerjasama dengan Masjid Imam Syafi’I Banjarmasin bermaksud menyelenggarakan kegiatan seminar untuk mengupas tuntas Kesesatan Syiah agar kaum muslimin di Banjarmasin dan sekitarnya bisa sadar dari bahaya Syiah Rafidhah.

TUJUAN KEGIATAN SEMINAR

• Agar umat Islam Banjarmasin dan sekitarnya dapat mengenal dan mewaspadai penyimpangan Syi’ah
• Turut serta membantu MUI mensosialisasikan penjelasan resmi panduan dari MUI Pusat tentang kesesatan Syiah dengan tujuan agar umat Islam tidak terpengaruh oleh faham Syi’ah
• Menghindarkan NKRI dari bahaya Syi’ah yang dapat mengganggu stabilitas dan keutuhannya.
• Menjaga ukhuwah dan membendung upaya-upaya untuk mendakwahkan ajaran Syi’ah di Indonesia dan di Banjarmasin Kalsel khususnya.

MANFAAT KEGIATAN SEMINAR

Diharapkan dengan seminar ini, peserta seminar jadi mengetahui dan bisa mewaspadai tentang penyimpangan dan kesesatan syiah, sehingga dirinya mampu menjaga diri dan keluarga dari virus Syiah yang semakin meluas. Pengetahuan tentang kesesatan Syiah juga diharapkan bisa disebarkan kepada kaum muslimin lainnya oleh peserta seminar.
Hasil seminar diharapkan bisa menjadi rekomendasi ke MUI Daerah agar bisa mengeluarkan fatwa yang menyatakan Syiah sesat dan melarang segala bentuk kegiatannya di Banjarmasin, sebagaimana yang telah dilakukan daerah lain semisal Jawa Timur.

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

One response to “Seminar Bedah Buku Panduan Resmi MUI “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia”

  1. Taufik Haryadi

    14 January 2014 at 07:49

    Assalamualaiikum, mohon izin untuk membagikan

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: